"Cara membuat kamera Oppo A18 seperti iPhone" jadi pertanyaan yang sering muncul di kepala pemilik ponsel ini. Wajar sih, siapa yang nggak mau fotonya jadi bening, natural, dan punya tone lembut ala pengguna iPhone. Ente mungkin pernah foto, pas dilihat lagi hasilnya bikin elus dada sambil bilang: “kok kayak HP 700 ribuan ha ha ha.”
Tenang, itu bukan salah kamu. Bukan salah wajah juga. Ada penjelasan teknisnya.
HP kamu itu punya potensi. Masalahnya cuma satu: software bawaannya kurang maksimal mengolah gambar. Tapi jangan khawatir, di artikel ini kita akan bedah tuntas gimana caranya 'menyihir' hasil jepretan elo. Siapin kopi, ini bakal jadi panduan panjang.
Daftar Isi Artikel:
- Kenapa Kamera iPhone Terlihat Lebih Bagus?
- Karakter Kamera Oppo A18 yang Perlu Kamu Pahami
- Cara Membuat Kamera Oppo A18 Seperti iPhone (Panduan Utama)
- Aplikasi yang Wajib Kamu Download Biar Kamera Mirip iPhone
- Tips Tambahan Agar Hasil Foto Lebih Estetik & Cinematic
- Kesimpulan: Ini Bukan Cuma Soal HP
Kenapa Kamera iPhone Terlihat Lebih Bagus?
Sebelum kita oprek Oppo A18, elo harus paham dulu musuh kita. Kenapa sih foto iPhone itu rasanya "beda"? Padahal megapikselnya kadang nggak segede HP Android. Jawabannya bukan di lensa. Jawabannya ada di 'otak'-nya.
Perbedaan Software Processing (Pengolahan Gambar)
Ini dia biang kerok utamanya. Saat kamu pencet tombol shutter di iPhone, chip-nya (misalnya A15 Bionic) langsung kerja gila-gilaan. Proses yang disebut Smart HDR atau Deep Fusion itu mengambil beberapa gambar sekaligus dalam sepersekian detik. Ada gambar yang gelap (untuk nyelametin langit), ada gambar yang terang (untuk nyelametin bayangan), terus digabung jadi satu.
Hasilnya? Foto yang seimbang. Langitnya biru, wajah kamu tetap cerah. Oppo A18, di sisi lain, punya prosesor Helio G85. Prosesor ini oke buat harian, tapi software processing kameranya nggak segarang iPhone. Seringnya, kalau langitnya pas, wajah kamu jadi gelap. Kalau wajah kamu pas, langitnya jadi putih total (overexposed).
Kualitas Dynamic Range
Ini istilah keren dari poin di atas. Dynamic Range adalah kemampuan kamera menangkap detail di area paling gelap dan paling terang sekaligus. iPhone itu juaranya. Coba foto di kafe yang agak remang tapi ada jendela yang terang banget. iPhone bisa dapet detail di dalam kafe sekaligus pemandangan di luar jendela. Oppo A18 (dengan kamera bawaan) bakal milih salah satu. Pasti.
Warna dan Shadow Detail (Tone Natural)
Filosofi warna Apple itu "realistis". Apa yang mata kamu lihat, itu yang didapat. Warna kulit manusia (skin tone) dibuat se-natural mungkin, nggak kayak filter beauty yang kadang bikin pucat atau kemerahan. Mereka menjaga tone warna natural.
Shadow (bayangan) di iPhone juga cenderung "lembut". Nggak hitam pekat, tapi masih ada detailnya. Ini yang bikin foto terasa "mahal" dan punya dimensi.
Contoh Perbandingan yang Terlihat Jelas
Bayangin elo foto sunset. Pakai iPhone, warna oranye langitnya dapet, awannya bertekstur, tapi pohon atau gedung di bawahnya (yang harusnya jadi siluet) masih kelihatan sedikit detail rantingnya. Pakai kamera bawaan Oppo A18, kemungkinan besar pohonnya bakal jadi hitam pekat tanpa detail sama sekali, dan warna langitnya mungkin sedikit berlebihan (oversaturated).
Karakter Kamera Oppo A18 yang Perlu Kamu Pahami
Oke, sekarang kita bedah senjata kita. Oppo A18 ini bukan HP jelek. Harganya sangat masuk akal. Kita cuma perlu tahu di mana dia jago dan di mana dia payah.
Kelebihan Kamera Oppo A18
Secara spek, HP ini punya kamera utama 8MP (f/2.0) dan kamera depth 2MP. Jangan minder sama angka 8MP. Kalau cahayanya pas, HP ini bisa banget menghasilkan foto yang tajam. Serius. Kelebihannya:
- Warna Cerah di Siang Hari: Kalau kamu foto di luar ruangan pas siang hari (tapi nggak terik banget), warnanya bisa keluar dan hidup.
- Mode Portrait Lumayan: Berkat sensor depth 2MP, efek bokeh (background blur) bisa cukup rapi untuk pamer di Instagram Story.
- Layar Cerah: Layarnya 90Hz dan punya kecerahan 720 nits. Ini membantu banget pas kamu foto di bawah matahari, layarnya masih kelihatan jelas.
Keterbatasan Kamera Oppo A18
Ini dia PR kita. HP ini punya beberapa keterbatasan yang harus kita akali:
- Lemah di Low Light: Ini penyakit HP entry-level. Begitu cahaya kurang (misal, di dalam ruangan pas malam), foto langsung penuh "semut" (noise) dan detailnya hancur.
- Dynamic Range Terbatas: Seperti yang dibahas tadi. Susah banget dapet foto seimbang di kondisi cahaya yang kontras (terang-gelap).
- Tidak Ada Ultrawide: Kamu nggak bisa foto dengan gaya super lebar kayak di iPhone. Kita harus terima ini.
- Video Seadanya: Rekaman videonya 1080p 30fps dan nggak ada stabilisasi (EIS atau OIS). Hasilnya pasti goyang-goyang kalau sambil jalan.
Studi Kasus Pengguna di Sosial Media
Saya pernah lihat curhatan seorang mahasiswa di forum. Dia beli Oppo A18 buat tugas kuliah bikin konten. Awalnya stres banget. Tiap bikin video di dalam kelas, hasilnya grainy dan kusam. Tiap foto produk buat jualan online, warnanya nggak sesuai aslinya.
"Gue kira HP gue rusak," katanya. "Temen gue pakai iPhone 11 bekas, fotonya bagus terus. Padahal gue udah pake mode PRO, tetep aja aneh."
Masalahnya bukan di mode PRO-nya. Tapi di aplikasi kamera bawaannya. Setelah dia ganti aplikasi (yang akan kita bahas di bawah), hasil fotonya langsung naik kelas. Dia bilang, "Anjir, ternyata HP gue bisa gini!" Ini bukti kalau software adalah kuncinya.
Cara Membuat Kamera Oppo A18 Seperti iPhone (Panduan Utama)
Ini dia bagian dagingnya. Kita akan pakai kombinasi tiga hal: Setting Manual (di aplikasi yang tepat), Aplikasi Pihak Ketiga, dan Preset Ajaib. Ini adalah inti dari cara membuat kamera Oppo A18 seperti iPhone.
Setting Kamera Manual yang Disarankan (Mode PRO)
Aplikasi kamera bawaan Oppo A18 punya mode "PRO". Ini gunanya buat ngatur manual. Tapi, jujur, mode PRO di kamera bawaan itu kurang nendang. Kita akan pakai setting ini nanti di aplikasi Gcam. Tapi pahami dulu artinya:
ISO, White Balance, Exposure
- ISO: Ini adalah tingkat sensitivitas sensor terhadap cahaya. Angka kecil (misal: 100) = gambar bersih, tapi butuh cahaya banyak. Angka besar (misal: 1600) = gambar terang di tempat gelap, tapi hasilnya "berpasir" (noise). Aturan iPhone: Jaga ISO serendah mungkin.
- White Balance (WB): Ini yang ngatur tone warna foto. Kalau foto di dalam ruangan lampunya kuning, set WB ke ikon lampu pijar biar fotonya jadi putih natural. Kalau di luar ruangan, pakai auto atau daylight. Ini kunci biar skin tone kamu nggak aneh.
- Exposure (EV): Ini soal seberapa terang atau gelap fotomu. Di HP Oppo, biasanya ada slider dari -2 sampai +2. Tips ala iPhone: Coba turunin sedikit ke -0.3 atau -0.7. Bikin foto agak sedikit gelap (underexposed) itu lebih baik. Kenapa? Detail yang hilang di area gelap masih bisa diselamatkan. Tapi detail yang hilang di area terang (langit putih) itu hilang selamanya.
Preset Warna ala iPhone (Sentuhan Akhir)
Foto mentah dari iPhone pun kadang masih diedit. Mereka pakai filter atau preset yang konsisten. Rahasianya ada di aplikasi Adobe Lightroom. Kamu bisa cari preset DNG gratis di Google dengan kata kunci "preset lightroom iphone look" atau "preset bright aesthetic".
Contoh Preset / Filter yang Direkomendasikan
Preset "iPhone look" biasanya punya karakter ini:
- Kontras Rendah: Bayangan (shadows) diangkat sedikit, dan area terang (highlights) diturunkan sedikit. Ini bikin foto kelihatan soft.
- Vibrance Naik, Saturation Turun: Vibrance menaikkan warna yang "pucat" saja, sementara Saturation menaikkan semua warna. iPhone style itu warnanya "pop" tapi nggak norak.
- Skin Tone: Warna oranye (Orange) di bagian Color Mix dinaikkan sedikit Luminance-nya (biar wajah lebih cerah) dan digeser sedikit Hue-nya ke arah kuning (biar lebih hangat).
Nanti kita bahas aplikasinya lebih lanjut.
Aplikasi yang Wajib Kamu Download Biar Kamera Mirip iPhone
Ini adalah "cheat code" paling penting. Buang (atau jangan dipakai) aplikasi kamera bawaan Oppo A18 kamu. Serius. Ganti pakai ini:
Daftar Aplikasi + Kelebihan
1. Gcam (Google Camera Port) - Senjata Rahasia Utama
Gcam adalah aplikasi kamera milik Google Pixel yang di-porting (dimodifikasi) oleh developer biar bisa jalan di HP lain. Ini adalah jawaban terbaik untuk cara setting kamera oppo jadi bagus. Kenapa Gcam? Karena Gcam punya software processing HDR+ yang teknologinya mirip Smart HDR Apple!
- Kelebihan:
- HDR+ Enhanced: Ini dia! Saat kamu foto, Gcam akan mengambil banyak gambar dan menggabungkannya. Hasilnya? Dynamic range meroket. Langit dan wajah bisa sama-sama jelas.
- Portrait Mode: Mode portrait Gcam jauh lebih rapi dan natural dibanding bawaan Oppo.
- Detail & Warna: Gcam cenderung menghasilkan foto yang lebih tajam dengan tone warna natural (tidak oversaturated). Sangat mirip filosofi iPhone.
2. Adobe Lightroom Mobile - Ruang Operasi
Setelah kamu dapet foto mentah yang bagus dari Gcam, Lightroom adalah tempat kamu "memoles"-nya. Ini bukan cuma aplikasi filter biasa.
- Kelebihan:
- Color Grading: Kamu bisa atur warna spesifik. Mau hijaunya daun lebih cinematic? Bisa. Mau warna kulit lebih hangat? Bisa.
- Presets: Ini tempat kamu menerapkan preset ala iPhone yang sudah kamu download.
- Detail & Masking: Kamu bisa menaikkan ketajaman, mengurangi noise, dan bahkan mengedit hanya bagian langit atau wajah saja.
3. VSCO - Untuk Estetika Cepat
Kalau Lightroom terasa terlalu rumit, VSCO adalah pilihan yang lebih simpel. Filter-filter VSCO terkenal sangat estetik dan banyak yang meniru gaya foto film atau tone natural.
- Kelebihan:
- Filter estetik (banyak yang gratis).
- Pengaturan simpel (Exposure, Contrast, Skin Tone).
- Bisa untuk cara membuat video oppo jadi estetik juga.
Cara Setting di Dalam Aplikasi
Langkah Teknis Menggunakan Gcam di Oppo A18:
- Cari Versi yang Tepat: Buka Google, cari "Gcam for Oppo A18" atau "Gcam for Helio G85". Ini bagian paling tricky. Kamu mungkin harus coba beberapa versi (dari developer seperti BSG atau Arnova) sampai ketemu yang paling stabil.
- Install APK: Izinkan instalasi dari sumber tidak dikenal, lalu install file APK-nya.
- Setting Awal (Wajib):
- Buka Gcam, masuk ke Settings (Setelan).
- Aktifkan "HDR+ Enhanced" sebagai mode default.
- Cari pengaturan "Google AWB" (Auto White Balance) dan aktifkan. Ini bikin warna lebih natural.
- Jika ada, set "Interface" ke "Pixel 5" atau yang terbaru untuk tampilan yang bersih.
- Cara Pakai: Selalu gunakan Gcam sebagai kamera utama kamu. Lupakan kamera bawaan.
Langkah Teknis Menggunakan Lightroom:
- Ambil foto pakai Gcam.
- Buka Lightroom, impor foto tadi.
- Masuk ke tab "Presets". Terapkan preset iPhone yang sudah kamu simpan.
- Masuk ke tab "Light". Turunkan "Highlights" (-20), naikkan "Shadows" (+15).
- Masuk ke tab "Color". Naikkan "Vibrance" (+10), jangan sentuh "Saturation".
- Ekspor. Selesai. Foto kamu 90% mirip hasil iPhone.
Tips Tambahan Agar Hasil Foto Lebih Estetik & Cinematic
Aplikasi dan setting udah beres. Tapi gaya foto cinematic itu juga soal rasa. Kamera iPhone terlihat bagus karena penggunanya (biasanya) paham dua hal ini: cahaya dan komposisi.
Teknik Framing (Komposisi)
Jangan asal jepret. Aktifkan fitur "Grid" atau "Kotak-kotak" di Gcam kamu. Ini membantu menerapkan Rule of Thirds. Jangan taruh obyek (wajah kamu atau gelas kopi) pas di tengah. Coba taruh di persimpangan garis-garis itu. Hasilnya langsung terlihat lebih profesional. Coba juga cari angle. Foto dari bawah sedikit biar kelihatan tinggi, atau foto flatlay (dari atas lurus) untuk makanan.
Cahaya Natural Adalah Segalanya
Ini aturan nomor satu. Mau pakai iPhone 15 Pro Max sekalipun, kalau fotonya di kamar gelap pakai lampu bohlam 5 watt, ya hasilnya jelek. Oppo A18 + Gcam kamu bakal jadi luar biasa kalau kamu foto di dekat jendela pas pagi atau sore hari. Cahaya lembut dari samping itu mahal harganya.
Cari Golden Hour. Satu jam setelah matahari terbit dan satu jam sebelum terbenam. Cahayanya emas, lembut, dan bikin semua foto jadi dramatis. Ini gratis!
Pose dan Angle
Karena Oppo A18 nggak punya ultrawide, manfaatkan yang ada. Kalau mau selfie, jangan terlalu dekat. Mundur sedikit, lalu pakai zoom digital 1.2x atau 1.3x. Ini mengurangi distorsi wajah (wajah nggak kelihatan terlalu lonjong). Untuk foto OOTD, minta teman kamu jongkok sedikit dan arahkan kamera sedikit ke atas. Ini bikin kaki kamu terlihat lebih jenjang. Simpel, tapi efeknya besar.
Kesimpulan
Pada akhirnya, cara membuat kamera Oppo A18 seperti iPhone bukan soal HP mahal atau murah. Tapi soal "menipu" keterbatasan hardware dengan software yang cerdas (Gcam) + sentuhan akhir yang tepat (Lightroom) + pemahaman soal cahaya dan rasa seni saat memotret. Kamu udah punya semua itu. Tinggal dipraktikkan.
Berhenti menyalahkan HP kamu yang "kentang". Mulai sekarang, pakai Gcam, cari cahaya bagus, dan edit dengan sabar. Dijamin, teman-teman kamu bakal kaget dan nanya, "Elo ganti HP, ya?"
Jangan lupa, kamera bagus itu bukan cuma alat. Tapi cermin cara kita melihat dunia. Selamat mencoba!

